Selasa, 04 Maret 2014

indahnya pantai tanjung karang kota palu

Dari bandara Hassanudin-Makassar, bandara Mutiara di kota Palu akan menyambut kedatangan penumpa
ah menempuh perjalanan selama kurang lebih 1 jam. Dari Palu, Pantai Tanjung Karang tinggal selangkah lagi. Pantai ini bisa di capai dengan perjalanan darat dengan kendaraan bermotor ke arah timur laut kota Palu dengan waktu tempuh kurang dari 1 jam.
Banyak angkutan umum yang bisa di gunakan sebagai moda transportasi untuk mendatangi Tanjung Karang. Namun bila hendak berkeliling kota Palu atau Donggala dan ingin berlama-lama menikmati keduanya, kendaraan carter / sewaan mungkin bisa di pertimbangkan. Di kota Palu, kendaraan ini biasanya di tawarkan dengan harga sewa sebesar 250 ribu hingga 500 ribu rupiah*.
Tidak ada salahnya untuk selalu mempersiapkan kamera selama di perjalanan karena di tepi kanan dan kiri jalan yang berkelok dan menanjak banyak sekali panorama alam dan aktivitas warga yang bisa di abadikan. Panorama kecantikan teluk Palu di sisi kanan jalan juga bisa menjadi obyek jepret yang menarik.
Tanjung Karang sebenarnya berada di wilayah kabupaten Donggala, atau persis nya berada 3 Km dari perbatasan kabupaten. Perjalanan menuju ke Tanjung Karang juga akan melewati pusat kota Donggala.
Deretan perahu-perahu kayu yang berlabuh atau bersandar di pelabuhan Donggala akan menyambut kedatangan wisatawan yang akan mengunjungi pantai Tanjung Karang. Sebagai sebuah bekas ibukota provinsi sudut-sudut kota bersejarah ini juga layak untuk di hampiri.
Bentangan pasir yang putih adalah obyek paling mencolok yang akan terlihat di pantai Tanjung Karang. Tekstur pasir nya yang lembut begitu indah tertimpa kemilau sang surya. Kejernihan air nya juga sungguh mengagumkan.
Semakin menjauh dari bibir pantai hamparan nya berubah warna menjadi biru kehijauan. Di seberang nya, barisan pegunungan berdiri gagah seakan mempertontonkan dirinya untuk memanjakan mata wisatawan.
Iringan awan putih yang berbaris menjadi pernik yang unik di puncak-puncak nya. Perahu-perahu kayu milik para nelayan yang mencari ikan di perairan Tanjung Karang turut mempertebal nuansa pesisir yang ada.
Wilayah kedalaman perairan Tanjung Karang, Donggala sebenarnya sudah tak begitu asing bagi para penggemar kegiatan bawah air. ‘Gili Raja’ adalah nama kapal yang kini beristirahat di kedalaman perairan Tanjung Karang.
Lokasinya berada di sebelah selatan pesisir pantai nya. Bunga-bunga karang yang tumbuh di bagian-bagian kapal yang memiliki panjang 80 meter ini menjadi obyek pemandangan yang cantik bagi para penyelam. Belum lagi biota laut yang menjadikan bangkai kapal ini tempat tinggal mereka. Keaneka ragaman dan keunikan bentuk tubuh makhluk-makhluk laut ini memberikan panorama tersendiri.
Bila Gili Raja berada di kedalaman 40 meter, maka ‘wreck’ kapal bernama ‘Mutiara’ berada di kedalaman yang lebih rendah, sekitar 20 meter. Meski tak terlalu dalam, pemandangan indah masih tetap bisa di saksikan di bangkai kapal yang tergolek di jarak 2 Km dari bibir pantai ini. Ikan-ikan Barracuda, Bumphead Parrotfish, dan Giant Trevally menjadi penghuni tetap bagi Mutiara.
Selain bangkai kapal, perairan Tanjung Karang juga memiliki 17 gugusan bunga karang sebagai pelengkap keindahan bawah lautnya. Beberapa diantara nya adalah Irmis block, Natural Reef, Alex Point, Green Wall, Rocky Point, Anchor Reef, House Reef dan lain-lain. Spot-spot penyelaman tersebut terletak menyebar di radius 20 Km-an dan 14 diantara nya berada tak jauh dari garis pantai.
Selain dengan menyelam, keindahan bawah laut di Pantai Tanjung karang juga bisa dinikmati lewat perahu berkaca. Perahu-perahu kayu ini bisa di sewa dengan harga 100 ribu per perahu / jam*. Untuk satu perahu kaca bisa di naiki oleh 10 orang penumpang.
Tak cuma itu, hanya dengan melangkahkan kaki sejauh 5 meter dari garis pantai, wisatawan bisa menggunakan snorkel untuk menikmati biota dan terumbu karang yang menjadi bagian dari spot penyelaman House Reef.
Warna-warni ikan kerapu dan badut bisa di saksikan di sini. Kejernihan air akan memperjelas kecantikan bawah air yang bisa dinikmati dengan tenang dalam waktu yang cukup lama. Selain itu kesegaran air pantai nya benar-benar mengundang para pendatang dan pelancong untuk berenang atau sekedar berendam di dalamnya.
Bagi yang gemar memancing, perahu-perahu juga bisa di sewa untuk membawa pengunjung ke wilayah berkarang dengan kedalaman air yang cukup. Kerapu,Yellow Fin Tuna, Baronang dan Kakap adalah jenis-jenis ikan di perairan tanjung Karang yang kerap menyantap umpan para pemancing. Dan bila beruntung, kawanan lumba-lumba akan menjadi pelengkap pengalaman memancing di pantai Tanjung Karang.
*harga bisa berubah sewaktu-waktu
Place Tags: palu, pantai, and Pantai Tanjung Karang.

Apa Pendapat Anda ?

Berikan penilaian pada tempat ini dengan memilih bintang di bawah :
0 rating
Captcha Verification
captcha image

Upload Image

Attach a image to your review.